RSS

Kematian Yudas Iskariot.

14 Nov

Matinya Sang Penghianat

 

Yudas Iskariot, murid Yesus yang telah menghianati  gurunya adalah anak dari Simon Iskariot dan diperkirakan tewas sekitar tahun 29–33 M. Kedudukannya di dalam murid-murid Yesus adalah sebagai bendahara (Yohanes 12:6, 13:29).

Alkitab melalui Injil Matius menuliskan bahwa Yudas Iskariot sangat menyesali atas perbuatannya. Sepertinya Yudas tidak menyadari akibat lanjut dari perbuatannya, kemungkinan besar terjadi pergumulan batin yang cukup kuat dalam dirinya. Hanya berselang hitungan hari Yudas Iskariot langsung mengakhiri hidupnya dengan cara yang sangat memilukan. Dia mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri atau bunuh diri. Matius 27:5.

Injil Lukas 1:18 menuliskan bahwa tubuh Yudas Iskariot jatuh tertelungkup dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.

Kisah Para Rasul 1:18-19, menuliskan bahwa Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.

Selanjutnya kesaksian Papias, yang disimpan oleh Apollinarius, orang Laodikia mengatakan bahwa tubuh Yudas Iskariot mengembung, dan mati di ladangnya sendiri. 

Memang terjadi beberapa perbedaan penulisan di dalam Alkitab antara Injil Matius dan Kisah para Rasul mengenai kematian tragis dari Yudas Iskariot. Injil Matius menuliskan Yudas mati gantung diri. Injil Lukas dan Kisah Para Rasul menuliskan Yudas jatuh tertelungkup dengan isi perut terburai keluar.

Hasil penelitian para ahli memberikan pendapat bahwa tanah tempat Yudas menggantung dirinya terletak di lembah Ge-Hinnom yang bertebing curam dan berbatu-batu karang bertingkat-tingkat yang sangat tajam. Kemudian Yudas Iskariot gantung diri diatas pohon. Kemungkinan tali yang digunakan Yudas Iskariot untuk gantung diri putus kemudian ia terjatuh. Besar kemungkinan ketika terjatuh dari gantungan, tubuh Yudas menghantam batu karang bergerigi sehingga perutnya terbelah dan isi perutnya tertumpah keluar seperti ditulis di Injil Lukas.

Tanah tempat Yudas gantung diri disebut Hakal-Dama yang artinya Tanah Darah yang sebelumnya disebut Tanah Tukang Periuk (Mat 27:7-8; Kis 1:20).

Apapun perbedaan tulisan di dalam Alkitab perihal kematian Yudas bukanlah menjadi suatu perdebatan di dalam iman Kristen, karena bukankah sebelumnya Yesus telah berkata : “Anak Manusia memang akan pergi seperti yang telah ditetapkan, akan tetapi, celakalah orang yang olehnya Ia diserahkan!” (Luk 22:22; Mat 26:24; Mrk 14:21).

Rasul itu murtad dan tenggelam dalam bagian yang disediakan bagi orang seperti itu seperti tertulis di Kisah Para Rasul 1:25, “jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya”. 

Kemudian Rasul yang sebelas orang, mengadakan suatu pemilihan untuk mengisi posisi Yudas. Setelah kesebelas murid membuang undi untuk menentukan siapa orang ke-12 akhirnya terpilih seorang bernama Matias  (Kisah Para Rasul 1:26).

 

St. JEB.

—–

Referensi : Alkitab.

About these ads
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 14 November 2011 in Artikel Katolik, Artikel Kristen, Beranda

 

Tag: ,

2 responses to “Kematian Yudas Iskariot.

  1. naelul

    6 April 2013 at 13:39

    kisah unik…
    @antar rosul beda informasi
    @pemilihan rosul di undi

     
  2. rian

    18 Oktober 2013 at 02:32

    Hasil penelitian para ahli memberikan pendapat bahwa tanah tempat Yudas menggantung dirinya terletak di lembah Ge-Hinnom yang bertebing curam dan berbatu-batu karang bertingkat-tingkat yang sangat tajam. Kemudian Yudas Iskariot gantung diri diatas pohon. Kemungkinan tali yang digunakan Yudas Iskariot untuk gantung diri putus kemudian ia terjatuh. Besar kemungkinan ketika terjatuh dari gantungan, tubuh Yudas menghantam batu karang bergerigi sehingga perutnya terbelah dan isi perutnya tertumpah keluar seperti ditulis di Injil Lukas.>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
    Tanggapan :
    Tidak tersebut jelas siapa para2 ahlinya?
    Hanya sebuah asumsi/pendapat/pembenaran tanpa disertai dalil/ayat pendukung dan bukti secara eksplisit, hmmmmmm………..
    —————————————————————————————————————————-
    Apapun perbedaan tulisan di dalam Alkitab perihal kematian Yudas bukanlah menjadi suatu perdebatan di dalam iman Kristen,>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
    Tanggapan :
    Masih dalam satu konteks pemikiran doktrin/dogma “Cukup imani saja” maka dosa akan tertebus oleh yesus, lagi lagi dan lagi Hmmmmm………..

    Adakah penjelasan lain yang lebih rasional dan bisa diterima dengan logika???

     

Wajib tinggalkan balasan disini:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: