RSS

Hari Raya Bangsa Israel

04 Apr

Bangsa Israel atau Bangsa Yahudi, memperingati hari-hari besar keagamaan adalah bersumber dari Kitab Taurat atau Perjanjian Lama. Hanya Hari Kemerdekaan Israel (14 Mei) yang tidak tertulis di Alkitab Perjanjian Lama. Berikut hari raya keagamaan Kaum Yahudi yang dirayakan secara khusus, sebagai berikut:

  1. Hari Sab’at.
  2. Tahun Sab’at.
  3. Tahun Yobel.
  4. Tahun Baru Yahudi.
  5. Hari Raya Paskah.
  6. Hari Raya Roti Tak Beragi       (Hag Hammassot)
  7. Festival Menuai.
  8. Pentakosta                            (Shavuot)
  9. Festival Tahun Baru Rakyat     (Rosh Hashanah)
  10. Festival Pendamaian               (Yom Kippur)
  11. Festival Pondok Daun.             (Sukkot)
  12. Festival Sukacita Taurat
  13. Festival Kenisah                     (Hanukah)
  14. Festival Pesta Undi                 (Purim)
  15. Hari Duka Nasional                 (Tisha B’Av)
  16. Hari Kemerdekaan Israel.
 

1.   Hari Sab’at.

Hari Sabbat (hari Sabtu menurut kalender Romawi) adalah hari besar yang terpenting untuk bangsa Israel, karena hari ini menurut Hukum Taurat (Kel.20:18 & Ul. 5:12) adalah hari istirahat yang wajib dipatuhi. Hari Sabbat jika di Indonesia dapat disamakan dengan Hari Raya Nyepi di agama Hindu Bali. Orang Yahudi merayakan hari Sabat dimulai dari tenggelamnya matahari pada hari Jumat hingga tenggelamnya matahari pada hari Sabtu. Pelaksanaan hari Sabbat sangat ketat, dan setiap orang dilarang untuk melakukan 39 jenis kegiatan, seperti menyalakan api maupun memasak makanan dirumah. Pada hari Sabbta ada petugas keamanan agama Yahudi yang melakukan pemantauan pelaksanaan Sabbat. Sehari menjelang Sabbat yaitu hari Jumat, kaum Yahudi mempersiapkan diri untuk menyambut Sabbat, seperti membersihkan rumah dan memasak makanan yang akan dimakan pada hari Sabbat.

2.  Tahun Sab’at.

Perayaan Tahun Sabbat diperingati “tujuh tahun” sekali sesuai dengan Hukum Taurat, Imamat 25: 3-4. Pada perayaan ini kaum Yahudi merayakannya dengan sukacita. Ada ketentuan bahwa segala tanaman yang ada di ladang bisa dimakan oleh setiap orang, tetapi tidak bisa diambil untuk diperjualbelikan. Kemudian segala hasil panen yang didapat pada tahun ini dilarang untuk diperjualbelikan, dan pada akhir tahun Sabbat, segala hutang-hutang yang dimiliki oleh seseorang dianggap telah lunas.

3.   Tahun Yobel.

Perayaan Tahun Yobel diperingati setiap kelipatan “lima puluh tahun” sesuai dengan Hukum Taurat, Imamat 25:10.Tahun Sab’at adalah tahun yang sangat penting dan sangat kudus bagi kaum Yahudi

Inti dari pada perayaan ini adalah, semua hamba harus dibebaskan, semua tanah dan rumah yang digadaikan dikembalikan kepada pemilik-pemilik tanpa memungut atau meminta pembayaran. Hal ini sesuai dengan Hukum Taurat di kitab Ulangan dan Yosua yang menceritakan penaklukan Tanah Suci atau Tanah Yang Diperjanjikan Allah. Tanah adalah warisan yang diberikan Allah kepada umatNYA, bangsa Yahudi, maka tanah selain milik pribadi ada juga tanah-tanah yang telah menjadi milik komunitas dan tanah-tanah itu yang dibagi-bagikan secara berkala.

4.  Tahun Baru Yahudi.

Bangsa Israel mengenal 4 tahun baru, yaitu :

  • 1 Nisan       Dirayakan pada awal tahun, sebagai tahun baru agama sekaligus tahun baru kalender Yahudi;
  • 1 Elul          Dirayakan pada bulan ke-enam, sebagai tahun baru sepersepuluh lembu, atau disebut juga sebagai hari ulang tahun seluruh hewan-hewan;
  • 1 Tisyri        Dirayakan pada bulan ke-tujuh, dan disebut juga sebagai Rosh Hashanah yaitu sebagai tahun baru masyarakat sipil dan para raja. Karena perayaan ini jatuh pada bulan yang ke-7, maka bulan ini juga disebut Bulan Sab’at, dimana kaum Yahudi akan melakukan kegiatan keagamaan untuk  mengingat Allah dan alam semesta.
  • 15 Syebat  Dirayakan pada bulan ke-sebelas, sebagai tahun baru tanaman, dan disebut juga Hari Raya Tu B’Shevar;

5.   Hari Raya Paskah.

Perayaan Paskah, dilakukan oleh Kaum Yahudi berdasarkan Perjanjian Lama, (Keluaran 12:14, Bilangan 9:2-4).  Perayaan Paskah adalah pemenuhan atau tanggapan dari perintah Allah kepada Bangsa Israel. Paskah ditetapkan harus dirayakan oleh bangsa Israel untuk selamanya, turun temurun dari generasi ke generasi Bangsa Israel merayakan Paskah sebagai  ”Korban peringatan” pelepasan bangsa Israel dari pembuangan/perbudakan di Mesir.

Perayaan Paskah dilaksanakan setiap tanggal 14 Nisan, yaitu satu atau dua hari menjelang atau sesudah bulan purnama. Perayaan ini dilakukan berlangsung selama satu minggu.

 

About these ads
 

Wajib tinggalkan balasan disini:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s