RSS

Jemaat HKBP Perumnas Tangerang di Perayaan Jubileum 150 Tahun HKBP – Senayan

05 Des

Acara puncak Perayaan Jubileum 150 Tahun HKBP dilaksanakan dengan meriah. Diikuti oleh kurang lebih 90.000 orang jemaat HKBP yang datang dari seluruh Jabodetabek serta utusan dari jemaat lainnya dari luar Jabodetabek seperti dari HKBP Pearaja Tarutung, Medan, Surabaya dan lainnya. Undangan juga datang dari perwakilan Gereja Sedunia dan Asia.

Kapasitas Stadion Utama Gelora Bung Karno disingkat SUGBK adalah 88.083 orang, lihat: ibadah-raya-jubileum-hkbp, Suasana di lingkungan Stadion Gelora Bung Karno sangat padat oleh kenderaan pribadi dan bus rombongan. Informasi dari petugas di SGUBK rombongan sudah mulai berdatangan sekitar jam 10.00 WIB. Padahal acara mulai jam 14.00 WIB. Seperti mau nonton timnas saja kata petugas SUGBK kepada St.JEB. Jemaat yang memakai bus harus turun sekitar 300-500 meter dari pintu masuk dan berjalan kaki menuju SUGBK. Jemaat HKBP Perumnas Tangerang yang berangkat dari terminal PDAM jam 10.011 WIB sudah sampai di Stadion Gelora Bung Karno sekitar jam 11.05 WIB. Terlihat jelas perbedaan antara bus jemaat HKBP Perumnas Tangerang yang hanya memakai AC Alam plus Vidio Alam dengan tampilan sangat sederhana dengan bus rombongan dari jemaat HKBP lainnya seperti dari HKBP Jaka Sempurna, Bekasi, Cikarang, Tanjung Priuk. Mungkin mereka bertanya “jemaat HKBP mana ini, bisnya agak aneh mirip PPD 24, tapi suasananya gembira sekali. Tidak ada putus tawa dan gembira dari jemaatnya. Mereka pada keringatan tapi gembira untuk menyambut Jubileum 150 tahun HKBP di Senayan.

Memasuki SUGBK, suasana berubah drastis, jemaat HKBP Perumnas yang berangkat sama mulai mencari jalan sendiri. Demikian juga amang Sintuanya. Komando tidak lagi menjadi satu, semua ingin masuk kedalam stadion lebih dahulu. Sesampai di dalam SUGBK jemaat pada berpencar. Ada yang di bagian bawah dan ada yang dibagian paling atas. Khusus jemaat yang masuk usia uzur yang masuk dari pintu ke tribun atas ketika naik tangga di trap yang ke III sudah pada kepayahan, tidak ada yang membantu. Saya sendiri hanya bisa membantu satu orang (Ny.Pasaribu dari weijk Danau), membawakan kotak snacknya, karena saya juga harus menuntun anak saya yang bungsu, Daniel Syahputra (9 tahun). Saya hanya bisa menganjurkan kalau tidak kuat berhenti saja dulu, jangan dipaksa karena tidak ada yang mau dikejar. Sesampai diatas, benar saja semua ngos-ngosan. Tempat duduk masih kosong bebas untuk memilih. Acara juga masih lama dimulai, karena tidak ada acara selingan seperti acara di SUGBKsebelumnya.

Sedang menulis posting.

 

Tag:

Wajib tinggalkan balasan disini:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: