RSS

Presiden SBY diulosi di Jubileum 150 Tahun HKBP

06 Des

Ephorus HKBP Pdt. DR. Bonar Napitupulu mangulosi Bapak Presiden SBY dan Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudoyono

Dalam sambutannya Presiden “Semoga di usianya yang sudah mencapai satu setengah abad HKBP dapat lebih meningkatkan peran aktifnya dalam membimbing, membina, dan mengarahkan umatnya pada jalan Tuhan, seraya terus menyemai benih-benih kerukunan antar umat beragama di negara kita,” kata Presiden SBY di awal sambutan.

“Di awal berdirinya, HKBP telah memperkenalkan nilai-nilai peradaban yang lebih maju melalui pendidikan baca-tulis, tata cara hidup yang lebih higienis, serta pola bercocok tanam yang modern. Masyarakat Batak Protestan dikenal sebagai masyarakat pekerja keras yang cerdas, religius, dan terbuka. Kelompok masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai religiusitas dan rasionalitas dalam mengembangkan kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang harmonis,” ujar Kepala Negara.

“Keragaman yang kita miliki harus kita terima sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita harus senantiasa menyemai benih-benih toleransi,” ujar Presiden SBY.

“Kita tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain, apalagi melakukan tindakan anarkis dan perusakan pada pihak yang berbeda keyakinan dan pemahaman keagamanan. Tidak mungkin kita menjadi bangsa yang besar tanpa membangun paham keagamaan dengan penuh toleransi, saling menghargai, menyayangi, dan menghormati,” Presiden menambahkan.

Dengan cara itu Indonesia akan membangun peradaban unggul, mulia, dan dihormati bangsa-bangsa di dunia. Kepala Negara sangat menghargai sikap jemaat HKBP yang penuh toleransi. Ia juga merasa senang melihat kerukunan dan keharmonisan antarumat beragama yang ditunjukkan oleh HKBP dan umat lainnya di tanah air.

“Sesungguhnya sesama umat manusia ciptaan Tuhan, kita harus saling hormat menghormati dalam persaudaraan, serta saling menghargai dalam perbedaan,” Presiden menegaskan.

Pemerintah terus mendorong terpeliharanya kehidupan antarumat beragama yang harmonis. Pemerintah tidak hanya mendorong umat beragama di tanah air untuk berdialog menjaga kerunan, tetapi juga mendorong dialog antar perdaban dan umat beragama sedunia.

“Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa di tengah kemajemukan kita dapat hidup berdampingan secara rukun dan damai,” Kepala Negara menjelaskan.

“Meskipun diantara kita mungkin berbeda dalam keyakinan, suku, budaya, dan tradisi, namun tetap mampu bersatu dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Presiden RI.

Melalui momentum ini, Presiden SBY mengajak keluarga besar HKBP untuk memperkuat rasa persaudaraan sesama anak bangsa.

“Mari kita kembangkan budaya toleransi dengan menghindarkan kekerasan dan sebaliknya mengedepankan dialog. Melalui perayaan Jubileum, saya mengajak umat Batak Protestan untuk memperbaharui semangat di hati masing-masing, dan mampu merefleksikan kasih Tuhan dalam kehidupan, serta mampu membangun semangat juang yang tinggi” ajak SBY.

Presiden juga berpesan agar terus mempertahankan dan mengembangkan visi dan misi HKBP yang bersifat inklusif, terbuka, dan dialogis.

“Pelihara dan tingkatkan dialog dengan umat beragama lainnya guna meningkatkan sikap saling mengerti dan saling menghormati,” Presiden SBY menandaskan.

Turut hadir mendapingi Presiden antara lain, Ketua MPR Taufik Kiemas, Ketua MK Mahfud MD, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Menag Suryadharma Ali, Menhub EE Mangindaan, Seskab Dipo Alam, dan Gubernur DKI Fauzi Bowo.

Sumber: http://www.demokrat.or.id 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Desember 2011 in Acara Kebaktian, HKBP Jubileum 150

 

Tag:

Wajib tinggalkan balasan disini:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s