RSS

Khotbah Minggu Ibrani 2: 5-12

07 Okt

Thema: Adakah cara yang terbaik untuk memuji dan memuliakan Tuhan Allah.

Nats Ibrani 2 : 5 – 12

.
Pendahuluan :
Nats ini menuntut supaya Umat Kristen wajib untuk memuji dan memuliakan Tuhan, dimana saja, kapan saja, dalam arti harus setiap saat, baik pagi, siang, maupun malam hari. Untuk memuji Tuhan Allah dalam keadaan sehat jasmani dan rohani pasti tidak mengalami kesulitan.
 
Seseorang “A” yang dalam kondisi sehat jasmani, ekonomi berkecukupan, keluarga aman dan damai, anak-anak tidak ada yang bermasalah baik dalam pergaulan maupun dalam pelajaran sekolah, pastilah ketika mengucap syukur kepada Tuhan Alah, Bapa Surgawi tidak mempunyai masalah.  Si “A” akan mantap untuk pergi ke gereja ataupun untuk ikut kegiatan gereja dan kegiatan sosial lainnya.
 .
Sementara itu si “B” sudah sejak awal berada dalam keadaan kondisi kesehatan yang tidak baik, atau kondisi keuangan, ekonomi dalam keadan sangat susah, demikian juga jika keadaan keluarga, anak-anak pada ingkar kepada orangtuanya, tidak tunduk pada nasehat orangtua, anak-anak hidup dalam pergaulan bebas dan sekolah yang tidak jelas. Sudah dapat dipastikan si “B” tersebut akan menghadapi guncangan ketika memuji dan memuliakan Tuhan. Rasa keputus-asaan, tidak percaya, dan menghakimi, pastilah silih berganti berkecamuk di dalam hati dan pikirannya.
.
Pembahasan Nats: 
Pertama, bahwa Anak Manusia lebih tinggi dari malaikat.
Ayat 5-7, disebutkan bahwa Allah menjadi manusia (Yesus) dan seketika menjadi lebih rendah dari pada malaikat-malaikatNYA. Yesus harus rela menderita dibumi ciptaan BapaNya, disalibkan, mati dan dikuburkan, tetapi dibangkitkan dari orang mati, dan naik ke Sorga duduk disebelah kanan Allah Bapa Yang Maha Kuasa.
Ayat 7, Bapa Surgawi telah memahkotaiNya dengan kemuliaan dan hormat dalam waktu yang singkat.

Kedua, Bahwa Segala sesuatu akan ditaklukkanNya di bawah kakiNya. 

Ayat 8, Meskipun Yesus sudah datang ke dunia, tetapi masih banyak orang yang tidak percaya kepadaNya, walaupun Yesus sendiri telah dimahkotai dengan kemuliaan dan kehormatan di sorga. Pemberontakan manusia kepada penciptanya terjadi dimana-mana, tidak hanya yang tidak mengakui dan mengenal Yesus tetapi pengikut dan muridNYa membangkang kepada Nya. Tapi ingat bahwa akan tiba waktunya penyempurnaan kemenangan Yesus, saat Yesus datang untuk kedua kali.

Ketiga, Yesus Kristus menjalani maut untuk semua manusia.
Ayat 9, Penderitaan Yesus adalah bentuk wujud nyata kasih karunia Allah kepada setiap orang – tanpa terkecuali, yang mau menerimaNya ( lihat Yoh.3:16, 5:24). Tiada paksaan untuk menerima Yesus, tetapi orang yang percaya kepada Yesus mendapat jaminan menerima hidup yang kekal.

Keempat, Pengikut Yesus adalah saudara didalam Yesus.

Ayat 10-12, Muliakanlah Yesus dan terimalah Dia didalam segala penderitaan yang dialami dengan suatu ucapan syukur dengan menaikkan pujian kepada Allah. Karena Allah telah mengirimkan kepada kita seorang Juruselamat (Yes. 53:12; Mrk. 10:45) dan Yesus adalah adalah kepala dari persekutuan yang diselamatkan, yaitu mereka percaya kepada Kristus (Yoh. 17:2).

Penutup:
  • Yesus adalah menjadi kemenangan bagi orang percaya (bd. Rm. 8:18).
  • Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatan: Bersukacitalah! (bd. Fip. 4:4   ).
  • Bahwa keadaan manusia yang sudah jatuh kedalam dosa, dan telah kehilangan kemuliaan Allah, maka dibutuhkan Sang Penyelamat, Mesias untuk memuliakannya kembali (bd. Yoh.3:16).
  • Kenalilah Tuhan Allah yang akan mengangkat dan memberkati kita, baik pagi, siang dan malam hari (bd. Yoh 14.6-7)
Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 7 Oktober 2012 in Renungan

 

Wajib tinggalkan balasan disini:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: