RSS

Naskah Pengunduran Diri Paus Benediktus XVI

13 Feb
JEB  ||  Rabu, 13 Februari 2013  ||  07.44 WIB.
Inilah pernyataan lengkap Paus Benediktus XVI ketika mengumumkan pengunduran dirinya. Pernyataan lengkap Paus Benedictus XVI ini dikutip dari BBC Bahasa Inggris, Senin (11/2) dan kemudian diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia.

 ENGLISH

 INDONESIA

Dear Brothers,

I have convoked you to this Consistory, not only for the three canonisations, but also to communicate to you a decision of great importance for the life of the Church.

After having repeatedly examined my conscience before God, I have come to the certainty that my strengths, due to an advanced age, are no longer suited to an adequate exercise of the Petrine ministry.

I am well aware that this ministry, due to its essential spiritual nature, must be carried out not only with words and deeds, but no less with prayer and suffering.

However, in today’s world, subject to so many rapid changes and shaken by questions of deep relevance for the life of faith, in order to govern the bark of Saint Peter and proclaim the Gospel, both strength of mind and body are necessary, strength which in the last few months, has deteriorated in me to the extent that I have had to recognise my incapacity to adequately fulfil the ministry entrusted to me.

For this reason, and well aware of the seriousness of this act, with full freedom I declare that I renounce the ministry of Bishop of Rome, Successor of Saint Peter, entrusted to me by the Cardinals on 19 April 2005, in such a way, that as from 28 February 2013, at 20:00 hours, the See of Rome, the See of Saint Peter, will be vacant and a Conclave to elect the new Supreme Pontiff will have to be convoked by those whose competence it is.

Dear Brothers, I thank you most sincerely for all the love and work with which you have supported me in my ministry and I ask pardon for all my defects. And now, let us entrust the Holy Church to the care of Our Supreme Pastor, Our Lord Jesus Christ, and implore his holy Mother Mary, so that she may assist the Cardinal Fathers with her maternal solicitude, in electing a new Supreme Pontiff.

With regard to myself, I wish to also devotedly serve the Holy Church of God in the future through a life dedicated to prayer.

From the Vatican, 10 February 2013

BENEDICTUS PP XVI

Saudara-saudara yang terkasih,

Saya sudah memanggil Anda ke konsistori ini, bukan hanya untuk tiga kanonisasi (penetapan orang suci), namun juga untuk mengkomunikasikan kepada Anda sebuah keputusan yang memiliki kepentingan besar bagi kehidupan gereja.

Setelah berulang kali merenungkan keyakinan di depan Tuhan, saya sampai pada keputusan bahwa kekuatan saya, karena usia yang lanjut, tidak tepat lagi untuk melaksanakan secara memadai Pelayanan Santo Petrus.

Saya sadar bahwa kepemimpinan itu, karena amat penting dalam kehidupan spiritual, harus dilaksanakan bukan hanya dengan kata dan perbuatan, namun juga dengan doa dan penderitaan.

Bagaimanapun, dalam kehidupan dunia saat ini, karena demikian banyaknya perubahan yang cepat dan guncangan atas relevansi mendalam atas keyakinan dalam kehidupan, demi mengarahkan perahu Santo Petrus dan menyerukan injil, kekuatan tubuh dan pikiran diperlukan, kekuatan yang dalam beberapa bulan belakangan memburuk, sehingga mencapai tingkat bahwa saya harus mengakui ketidakmampuan saya secara cukup untuk memenuhi pelayanan yang dipercayakan kepada saya.

Dengan alasan itu, dan kesadaran atas keseriusan dari tindakan itu, dengan penuh kebebasan saya menyatakan meninggalkan pelayanan Uskup Roma, Penerus Santo Petrus, yang dipercayakan kepada saya oleh para Kardinal pada 19 April 2005, dengan cara bahwa mulai 28 Februari 2013 pada pukul 20.00, Tahta Roma, Tahta Santo Petrus akan kosong dan sidang untuk memilih Paus Agung akan dipanggil oleh yang berkompeten untuk itu.

Saudara-saudara yang terkasih, saya mengucapkan terima kasih yang sejujur-jujurnya untuk cinta dan pekerjaan yang Anda dukung dalam pelayanan saya dan saya meminta maaf atas semua kekurangan saya.

Dan kini, mari kita serahkan Gereja Suci kepada Pendeta Agung kita, Tuhan kita Yesus Kristus, dan memohon Bunda Suci Maria, agar membantu para Kardinal dengan perlindungan kasih dalam memilih Paus Agung yang baru.

Dalam kaitan dengan saya, saya juga akan setia melayani Gereja Suci Tuhan di masa depan melalui kehidupan yang didedikasikan untuk doa.

Dari Vatican, 10 February 2013

PAUS BENEDICTUS XVI

 St. JEB
______
 
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13 Februari 2013 in Artikel Katolik

 

Tag:

Wajib tinggalkan balasan disini:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: