RSS

Tolak Pendeta Baru, Jemaat HKBP Bentrok.

04 Sep
Senin, 3 September, 2012 |
Tolak Pendeta Baru, Jemaat HKBP Bentrok

(FOTO:BAYU)
RIBUT- Keributan sempat terjadi di Gereja HKBP Nommensen, Minggu (2/9) pagi. Jemaat gereja dari pendeta yang lama protes dan tidak ingin adanya pelantikan pendeta yang baru di gereja itu.

MEDAN– Suasana menjelang pelaksanaan ibadah kebaktian di Gereja HKBP Nomensen Jalan Rumah Sakit, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Minggu (2/9) pagi, kembali ribut. Sejumlah jemaat terlibat aksi keributan. Pasalnya, jamaat pendeta lama yakni Pdt Petrus Simangunsong tidak terima dengan agenda pelantikan pendeta yang baru yakni Pdt Togar Purba, yang rencananya dilakukan di gereja tersebut.

Awalnya jemaat Gereja dari pendeta lama yang berdatangan sejak pukul 07.00 WIB tidak bisa masuk ke Gereja, karena kondisi pintu pagar tergembok dan rencananya di gereja tersebut akan dilakukan pelantikan pendeta yang baru. Jemaat dari pendeta yang lama tidak senang dengan itu kemudian berteriak di hadapan ratusan polisi yang diturunkan ke lokasi berjaga sejak pagi. “Kami kemari mau beribadah. Kami tidak ingin ada pelantikan pendeta yang baru di sini” teriak salahsatu jemaat dari pendeta yang lama.

Adu argumen antara pendukung pendeta yang lama dengan polisi pun terjadi di depan pintu gerbang gereja.  Kabag Bin Ops Polresta Medan Kompol SF Napitu menemui dan mencoba meredam emosi jemaat. “Kami tidak ingin pendeta yang baru dilantik di sini. Kami di sini hanya mau beribadah,” ujar pendukung pendeta lama. Menjawab pernyataan tersebut, Kabag Bin Ops Polresta Medan mengatakan, tugasnya hanya untuk mengamankan saja dan tidak berurusan tentang pelantikan. “Mau dilantik atau tidak dilantik itu bukan urusan kami. Kami di sini hanya ditugaskan untuk pengamanan saja,” ujar Kompol Napit di hadapan jemaat.

Setelah melakukan negoisasi, akhirnya jemaat dari pendeta yang lama pun diizinkan masuk ke gereja, dengan catatan setiap kendaraan yang masuk diperiksa polisi. Tak sampai di situ, emosi jemaat pendukung pendeta lama kembali tersulut, saat melihat iringan-iringan mobil pendeta yang baru melintas di depan Gereja. Salahseorang jemaat dari pendeta yang lama mencoba menghalang-halangi iring-iringan mobil tersebut, namun dapat diredam oleh pihak kepolisian.

Hokkop Simamora, pendukung pendeta yang lama mengatakan, mereka tidak senang dengan rencana pelantikan pendeta yang baru. Karena menurutnya, pergantian pendeta ini terkesan tiba-tiba. “Pergantian ini kesannya tiba-tiba, tanpa pemberitauan terlebih dahulu pendeta yang lama sudah mau diganti saja,” ujarnya.

Hokkop Simamora, jemaat yang pro dengan Pdt. Petrus Simangunsong mengatakan, dirinya tidak percaya dengan Surat Keputusan (SK) yang mengangkat Pdt. Togar Purba menjadi pendeta yang baru di gereja tersebut. “Konsep di SK itu berbeda dengan SK pergantian pdt yang sebelum-sebelumnya. Makanya kami gak terima Togar Purba dilantik menjadi pendeta yang baru di gereja ini,” sebutnya. Hokkop mengatakan, selain berbeda konsep di SK, pergantian jabatan pendeta di gereja ini terkesan ‘buru-buru’. “Pergantian ini tidak masuk diakal. Seharusnya sesuai periodisasi, pergantian baru bisa dilakukan setelah 4 tahun. Tapi sebelum 4 tahun, kenapa pendeta yang lama sudah diganti,” protesnya.

Sementara itu, Pdt. Sabam Marpaung, mewakili praeses HKBP Distrik 10 Medan-Aceh, membantah apa yang dikatakan jemaat tersebut. “SK ini sesuai prosedur. Terkait periodisasinya sendiri, tidak ada yang mengikat masa kepimpinan pendeta dalam sebuah gereja. Sewaktu-waktu pendeta bisa diganti,” sebutnya. Keributan di Gereja HKBP Nommensen sebelumnya juga pernah terjadi pada Minggu (5/8) lalu. Keributan itu dipicu jemaat tidak senang dengan adanya pergantian pendeta di gereja tersebut. Dan Untuk meredam aksi keributan, acara pelantikan pendeta yang baru pun ditiadakan di gereja tersebut dan dialihkan ke Gereja HKBP Uskup Agung Jl Keuskupan Agung.

Pantauan di lapangan, pelantikan pendeta yang baru yang dilakukan di gereja HKBP Uskup Agung berlangsung aman dan terkendali dibawah penjagaan personel polisi. 

Sumber: MetroSiantar.com

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 September 2013 in Konflik HKBP

 

Tag: , , ,

Wajib tinggalkan balasan disini:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: