RSS

Gunakan Balok dan Batu, Puluhan Massa Rusak Gereja HKBP Pulo Brayan

08 Sep

Minggu, 08 September 2013 – 22:23:23 WIB

MEDAN | DNA – Puluhan massa merusak fasilitas  HKBP Nommensen Pulo Brayan, Medan Sumut, Minggu (8/9/2013) serta melukai belasan orang lainnya dengan lemparan batu dan balok.Selain itu, massa juga merusak rumah dinas  Pendeta P. Panggabean, rumah dinas Guru Huria dan rumah dinas Bibelpro serta satu unit sepeda motor di rumah guru huria, yang berlokasi dikomplek gereja HKBP Nommensen P.Brayan.

Sintua (St) HKBP P. Brayan H Siregar kepada  mengatakan, aksi penyerangan itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB sehabis kebaktian di gereja tersebut.”Begitu kami selesai kebaktian, puluhan masyarakat melempari kami dan merusak fasilitas gereja serta rumah dinas. Satu orang pun dari para pelaku penyerangan itu tidak ada yang kukenal dan bukan jemaat disini,”katanya.

Menurutnya, para pelaku penyerangan itu mengaku dari kelompok jemaat pro aturan yang nota bene bagin dari jemaat HKBP Pulubrayan, Kecamatan Medan Timur.

“Kata mereka (pelaku) dari kelompok jemaat pro aturan, tetapi tidak satupun saya kenal. Namun, setelah aksi pengrusakan itu barulah datang sejumlah jemaat yang memang dari kelompok jemaat pro aturan, kalau itu memang saya kenal,”ujarnya.

Sedangkan, Majelis HKBP Nommensen, H Debata Raja menjelaskan, awal mula terjadinya konflik di gereja sebelum penyerangan itu dipicu dari adanya permasalahan audit keuangan pada pembangunan gereja. Sehingga, jemaat yang mengatas namakan dirinya dari kelompok jemaat pro aturan itu meminta agar dilakukan pergantian Pendeta.

“Setelah permintaan itu Ephorus HKBP Nommensen melakukan pergantian Pendeta. Tetapi, pergantian pendeta  tidak diterima jemaat pro aturan. Bahkan, dampak dari adanya konflik itu Pareses HKBP mengeluarkan Surat Keputusan (SK) supaya jadwal kebaktian pukul 13.00 Wib yang sebelumnya dilakukan dihentikan sementara waktu,”ungkapnya.

Dia menyebutkan, tim rekonsiliasi masih berlangsung, makanya dilakukan penundaan sementara kebaktian pukul 13.00 Wib.Kasus pengrusakan itu, katanya akan dilaporkan ke polisi. “Ini sudah memalukan, siapapun sebenarnya tak boleh merusak gereja. Tetapi, mereka merusak dan mengobrak-abriknya hingga rusak parah,”ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Medan Timur Komisaris Polisi (Kompol) Juliani mengatakan, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan jika kasus pengrusakan itu dilaporkan. Namun dia berharap, supaya persoalan itu dapat diselesaikan karena yang bertikai adalah jemaat yang berada dalam satu gereja.

Sementara, Kasat Intelkam Polresta Medan Kompol Faisal Napitupulu mengaku sangat sulit untuk bertindak karena konflik tersebut.”Wakapolda Sumut saja kemarin dilaporkan ke Propam, apalagi kami,”ungkapnya singkat.(sal/mdn)

Sumber: dnaberita.com

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 September 2013 in Konflik HKBP

 

Tag: , ,

Wajib tinggalkan balasan disini:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: