RSS

Usai Kebaktian, 2 Kubu Jemaat HKBP Bentrok.

09 Sep

Posted by metro admin 24jam on September 9, 2013

Suasana di Gereja HKBP

Suasana di Gereja HKBP.

Gereja dan Rumah Pendeta Dirusak. 

BRAYAN, JAM 13.30 WIB Usai melaksanakan kebaktian, dua kubu jemaat Gereja HKBP Nommensen, Jalan P Brayan Medan, terlibat bentro. Meski tak menelan korban jiwa, bangunan gereja dan rumah dinas pendeta dirusak massa, Minggu (8/9) sekira jam 13.30 wib. Menurut Sintua (St) HKBP P Brayan, H Siregar, aksi penyerangan itu terjadi sekira jam 13.30 wib usai kebaktian. “Dari sekian banyak pelaku penyerangan itu, satu orang pun tak ada yang saya kenal dan memang mereka itu bukan jemaat gereja ini. Mereka datang dan langsung merusak pagar, pintu gereja serta mengobrak-abrik dalam gereja ini,” jelas H Siregar.

Menurutnya, para pelaku penyerangan itu mengaku dari kelompok jemaat pro aturan yang nota bene bagian dari jemaat HKBP Pulobrayan, Kecamatan Medan Timur. “Kata mereka (pelaku) dari kelompok jemaat pro aturan, tetapi tidak satupun saya kenal. Namun, setelah aksi pengrusakan itu barulah datang sejumlah jemaat yang memang dari kelompok jemaat pro aturan, kalau itu memang saya kenal,” ujarnya.

Sedangkan, Majelis HKBP Nommensen, H Debata Raja menjelaskan, awal mula terjadinya konflik di gereja tersebut, sebelum penyerangan itu dipicu dari adanya permasalahan audit keuangan pada pembangunan gereja. Sehingga, jemaat yang mengatas namakan dirinya dari kelompok jemaat pro aturan itu meminta agar dilakukan pergantian Pendeta.

“Setalah permintaan itu Ephorus HKBP Nommensen melakukan pergantian Pendeta. Tetapi, toh juga tidak diterima jemaat pro aturan. Bahkan, dampak dari adanya konflik itu Pareses HKBP mengeluarkan Surat Keputusan (SK) supaya jadwal kebaktian jam 13.00 wib yang sebelumnya dilakukan, dihentikan sementara waktu,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, SK tersebut diterbitkan karena tim rekonsiliasi distrik X Medan-Aceh yang ditandatangani oleh Pareses HKBP Pendeta Julaster Sinaga sedang berlangsung. “Tim rekonsiliasi masih berlangsung, makanya dilakukan penundaan sementara kebaktian jam 13.00 wib,”sebutnya lagi.

Namun, masih kata Debata Raja, kelompok  jemaat pro aturan itu sudah melakukan penyerangan terhadap Gereja, rumah Pendeta, rumah Guru Huria dan rumah Bibelpro. “Karena pengrusakan itupulalah maka kami akan membawa kasus ini ke ranah hukum dan akan melaporkan kasus ini ke Polisi. Ini sudah memalukan, siapapun sebenarnya tak boleh merusak gereja. Tetapi, mereka merusak dan mengobrak-abriknya hingga rusak parah,” ungkapnya. Kapolsek Medan Timur, Kompol Juliani membenarkan peristiwa bentrokan tersebut.(fzi)

Sumber: Metro24jam.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 9 September 2013 in Konflik HKBP

 

Tag: , , ,

Wajib tinggalkan balasan disini:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: