RSS

Lokakarya Pelayanan Marturia HKBP.

27 Nov
Published On: Mon, Nov 26th, 2013
Berita | By HKBP

Lokakarya Pelayanan Marturia HKBP

Lokakarya Pelayanan Marturia HKBP

Tiga daerah zending HKBP wajar dimandirikan menjadi tiga ressort istimewa yang tetap didampingi Biro Zending. Setiap distrik dicanangkan memiliki Tim Marturia sesuai dengan kebutuhan pelayanan, yang menjangkau buruh dan mahasiswa. Mengembangkan pelatihan musik gerejawi serta penginjilan model EE (Evangelism Explosion) bagi remaja dan pemuda di tahun 2014.

Demikian sebagian rencana program tindak lanjut yang dihasilkan dari kegiatan Lokakarya Pelayanan Marturia HKBP, yang dilangsungkan di Hotel Hermina, Parapat (20/11-21/11). Sejumlah distrik yang berada di provinsi Sumatera Utara turut serta mengirimkan perwakilannya (Praeses dan atau Kepala Bidang Marturia Distrik) untuk berpartisipasi dalam kegiatan.

Kegiatan lokakarya diawali dengan Ibadah Pembukaan yang dipimpin Cal.Biv. Fitah Sinaga sebagai liturgis dan Pdt. Sarlen Lumbantobing,MA., (Kepala Biro Outreach) sebagai pembawa renungan. Dalam renungannya, beliau mengarahkan peserta untuk mengerti arti pilihan Allah dalam kehidupan orang percaya sebagai motivasi untuk menghasilkan buah yang baik melalui penginjilan (Yoh. 15:16).

Setelah dibuka secara resmi oleh Bapak Pdt. Marolop P. Sinaga, M.Th (Kepala Departemen Marturia), kegiatan dilanjutkan dengan sessi Sharing Pelayanan yang dimoderasi Bapak Pdt. Jetson Simorangkir,S.Th (Kepala Biro Ibadah/Musik). Masing-masing distrik menginformasikan program-program di bidang marturia yang telah terlaksana di distrik yang bersangkutan, apa kendala yang dihadapi serta rancangan program apa saja yang hendak diwujudkan untuk tahun berikutnya. Salah satunya di distrik VII-Samosir, Pdt. Tongam Sihombing, M.Th (Kabid Marturia Distrik) menginformasikan kendala yang dihadapi mengenai budaya yang sarat akan okultisme (ulaon mangongkal holi). Untuk itu dicanangkan sosialisasi yang lebih meluas mengenai penanganan okultisme di tahun depan di distrik tersebut.

Ompu i Ephorus HKBP (Pdt. W.T.P. Simarmata, MA) turut hadir dalam lokakarya sebagai narasumber. Dalam arahannya, Beliau mengingatkan kembali formulasi mission in context dalam Pekabaran Injil bahwa sejarah penginjilan di tanah Batak telah cukup membuktikan efektivitas dari formulasi tersebut. Selain itu, Ompu i Ephorus memaparkan bahwa misi pekabaran Injil adalah milik Allah (God’s Mission). Oleh karena itu, orang-orang percaya dipercaya sebagai mitra kerja Allah (co-worker) menyampaikan kehendak Allah bagi dunia termasuk dalam hal kepedulian bagi ciptaan (co-creator).

Kondisi pelayanan di jemaat kebanyakan hanya melayani warga jemaat yang aktif. Oleh karena konsentrasi pada tugas-tugas rutin, jangkauan pelayanan bagi warga jemaat yang kurang/tidak aktif, kurang diperhatikan. Demikian disampaikan Bapak Kadep Marturia (Pdt. Marolop P. Sinaga, M.Th.) dalam presentasinya mengenai pemahaman akan tugas penginjilan. Beliau memotivasi peserta untuk semakin memberdayakan warga jemaat menjadi penginjil (pekabar Injil) bagi keluarganya, sahabatnya dan orang lain. (Cal. Pdt. Hendra Gunawan Simatupang, S.Th)

Lokakarya Pelayanan Marturia HKBP

Sumber: HKBP Pearaja

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 November 2013 in Berita HKBP Pearaja, Seputar HKBP

 

Tag: , , ,

Wajib tinggalkan balasan disini:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: